CV.Kedai Grafika
Search
Search:
Categories
Others
Product Scroller
Testimonial
Aldi
[URL]
Terima kasih barangnya sudah saya terima mesin id card nya mantab

Yudha
alhamdulillah barang sudah nyampe dengan selamat kang, thank's..

jefry
Rekomend seller deh.. Kartu undangan berkelas, harga merakyat.. Design keren dan bs request keinginan kita.. Sukses terus , kedaigrafika..

M. Lalak
Paket Mesin Potongnya Sudah nyampai Pak... sesuai dengan selera.....he..he.. gak ada yang kurang kereenn..... terimakasih Pak...... Rencananya mau pesan lagi nih.........

» lihat testimonial
» isi testimonial
Others

»

#23 of 35 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow MAJALAH INDONESIA PRINT MEDIA 62

Price Rp 20.000
Berat 0,00 Kg

Belajar Tidak Selalu (Harus) Meniru....

Kikie Nurcholik – Sekjen Komunitas Printing Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri,meniru atau meneladani merupakan cara belajar yang paling banyak dilakukan.Balita belajar berbicara dengan menirukan cara berbicara orangtuanya dan orang lain yang ada di sekelilingnya.  Jika kita memasuki lingkungan baru atau komunitas baru, maka kita akan berusaha sedapat mungkin untuk menjadi bagian dari mereka, antara lain dengan meniru gaya berbicara mereka. Oleh karenanya, setiap komunitas sosial pasti  memiliki logat bicara tertentu yang membedakannya  dari komunitas lain,dan menjadi  identitas  komunitasnya.

Belajar  dengan cara meniru juga banyak dilakukan pada hal-halyang bersifat teknis-mekanis. Meskipun demikian,  belajar hanya dengan cara meniruadalah suatu kekeliruan. Ada banyak cara belajar lain selain meniru. Bahkan, tidak semua keahlian  yang kita kuasai saat inidiperoleh dengan cara meniru.

Setiap manusiamemiliki dayakreasi, yang memungkinkannya untuk menguasai atau menciptakan sesuatu,  tanpa harus meniru secara keseluruhan dari orang lain. Daya kreasi  yang terasah dengan baik akan melahirkan sesuatu yang baru, yang pada akhirnya akan ditiru banyak orang sebagai bahan pembelajaran. Selain diperlukan dalam menciptakan sesuatu yang baru,  daya-kreasi jugamampumencegah kita untuk bertindak ‘asal tiru’. Rendahnya daya-kreasi cenderung akan menjerumuskan seseorang pada pola belajar ‘asal tiru’ .

Daya-kreasi bersahabat erat dengan dayainovasi, dan  tidak pernah sinkrondengan dayatiru.Orang yang doyan meniru,  apalagi jika yang ditirunya tidak sesuai dengankata hati atau kepribadiannya, tidak sesuai dengan kebiasaan, adat dan budaya di lingkungan tempathidupnya,  dipastikan tak akan pernah menemukan sesuatu yang baru.

Dua Modal dalam Proses Belajar

Orang berdaya kreasi tinggi akan menganut falsafah hidup “long life learning”agar daya kreasinya selalu terasah. “Rasa ingin tahu” dan “rasa ingin bisa” merupakan dua modal dasar dalam belajar. Jika kedua modal dasar itukitamiliki, maka kitabisa belajar dimanadan kapan saja seumurhidupkita. Keduamodal  inilah yang membentuk apa yang kita kenal sebagai“niat belajar”.

Belajar sebetulnya merupakan kegiatan rutindalam kehidupan setiap manusia. Yang membedakan adalah intensitasnya, ada yang mampu melakukannya secara intensif dan ada yang tidak.  Pada dasarnya proses belajar adalah bagaimana mengarahkan dan mengerahkan“rasa ingintahu” dan “rasa ingin bisa” secara tepat.Mereka yang dapat melakukan hal tersebut akan mampu belajar secara intensif.

Banyak yang beranggapan  bahwa belajar adalah kegiatan yang ditujukan semata-mata  untuk menghimpun berbagai jenis informasi. Ini merupakan anggapan yangkeliru. Memangbenar menghimpun informasi sebanyak mungkin  merupakan salahsatu kegiatandalam  proses belajar. Namun, belajar bukanlah semata-mata menghimpun informasi, menjejali gudang ingatan dengan berbagai jenis informasi –yang tak jarang malah sedikit sekali relevansinya dengan kehidupan ini sendiri dan bagaimana menjalani hidup.

Di masa kecil,sekedar untuk mengucapkan satu dua patahkata saja kita harus belajar. Setelah dewasa, banyak di antarakita yang mengalami kesulitan untuk mengungkapkan  atau menjelaskan sesuatu yang  kita ketahui dan pahami dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa tahusaja belumlah cukup. Pengetahuan yang sudah  dimiliki harusdiikuti dengankemampuan atau  bisamengekspresikan dan menerapkan pengetahuan tersebut  untuk hal-hal yang bermanfaat,  baik bagi diri sendiri maupun bagi lingkungan sosial dan alam secara keseluruhan.

Untuk menerapkan falsafah hidup “long life learning”kita harus memupuk “rasa ingin tahu” dan “rasa ingin bisa”.Memupuk berarti memungkinkan pembelajaran berlangsung  terus-menerus seumurhidup. Hal ini didukung hasil penelitian para ahli yang menemukan fakta bahwatidak ada batasan ruang dan waktu  bagimanusia untukterus belajar.

Bagaimana penerapan konsep diatas dalam menjalankan profesikita?  Sebagai pegiat grafika, menanggapi  berita tertundanya UN karena naskah terlambat dikirimkan,  kitapun  bertanya.. “Apakah kita akan mengambil pelajarandari keterlambatan pengiriman hasil cetakan ke pelanggansehingga kita akan bekerja lebih baik dan lebih cermat?  atau kita akan menirunyasehingga kesalahan yang sama akan terulang dan terulang kembali...?”

Salam Sukses dan Positif..!!

Tag : Majalah PercetakanMajalah Percetakan OffsetMajalah Percetakan SablonMajalah Percetakan Screen PrintingMajalah Percetakan DigitalKomunitas Printing IndonesiaKOPI GrafikaSablon IndonesiaPercetakan IndonesiaKomunitas Sablon Indonesia | Komunitas Percetakan Offset |  PrintexIndonesia Print MediaPrint MediaPrint PackBuku Teknik Cetak OffsetBuku Teknik Cetak SablonBuku Teknik PewarnaanBuku Teknik DesainCara Mencetak OffsetCara Mencetak Sablon |  

Others
animasi-bergerak-bendera-indonesia-0011
Login
Others
Information
Others
Others
http://www.kedaigrafika.com/
News
5 Maret 2019
Piala atau Trophy
Trophy atau piala ini umumnya sebagai hadiah juara lomba, juara kelas, pertandingan, penghargaan, souvenir event dan lainnya. detail

29 Januari 2017
Desain Kalender Anak
Desain Kalender Anak detail

22 Januari 2017
AYO WIRAUSAHA
Wirausaha atau sering dikenal dengan wiraswasta adalah bentuk usaha mandiri yang didirikan oleh seseorang. detail

15 Desember 2015
PERALATAN PERCETAKAN
Untuk saat ini... modal usaha percetakan min Rp. 250.000-500.000 udah jadi wirausaha percetakan SABLON KERTAS / NON KERTAS, yg PENTING PUNYA KETERAMPILANNYA, detail

» index berita
Others
 

DESAIN | CETAK | PENJUALAN PERANGKAT CETAK

GOOGLE PLAY STORE

Jl. Cibereum No. 39 Mulyaharja Bogor Selatan

INDOSAT 085719333380, TELKOMSEL 085102278668 (Tidak melayani pertanyaan via SMS) | Alamat Detail

Email : admin@kedaigrafika.com  | Cek Resi ©2019